PRODUK

produk

Senin, 20 Juni 2016

Persiapan Mendaki biar Asik


yeaaaa!!!!! sampe puncak maa :) :D



Sebuah perjalanan haruslah dimulai dengan persiapan yang tersusun rapi dan matang, mulai dari fisik serta kesehatan tubuh, bekal, maupun kesiapan mental itu sendiri, semuanya harus benar" matang dalam persiapannya. Begitu pula dengan Mendaki sebuah gunung, segala sesuatu harus direncanakan, diperhitungkan, dan dipersiapkan secara lengkap, karena jika tidak, nyawalah taruhannya!

Berikut adalah beberapa hal yang harus kita perhatikan sebelum kita melakukan kegiatan yang namanya 'naik gunung' kan ngga lucu, perjalanan yang harusnya bikin kita seneng malah berakhir petaka!

1. Keadaan Fisik
Keadaan tubuh adalah yang harus dipersiapkan terlebih dahulu, jika kebiasaan kita jarang berolahraga, maka usahakan dua minggu sebelum memulai pendakian kita biasakan berolahraga, minimal kita lakukan peregangan setiap harinya, karena itu akan membuat otot-otot tubuh kita menjadi kuat dan persendian menjadi lebih lentur. Kesehatan tentunya menjadi yang utama, jika merasa badan kurang fit alangkah lebih baik jika kita menunda pendakian kita sampai tubuh benar-benar fit, karena di atas gunung sana, cuaca terkadang tidak bisa ditebak. Setiap tiga hari sekali kita lakukan jogging untuk melatih otot kaki dan pernafasa, kenapa tidak tiap hari saja? justru itu akan membuat tubuhmu kelelahan.

Di atas awan :)


2. Perbekalan
Perbekalan adalah hal penting berikutnya, perbekalan harus kita perhitungkan antara jumlah dan lamanya kita berada di gunung, lebih baik lebih daripada kurang, karena jika perbekalan habis di tengah perjalanan, otomatis kita tidak dapat melanjutkan perjalanan. Perbekalan yang mesti dibawa saat mendaki antara lain, air, makanan pokok seperti beras atau dapat diganti dengan mie instan dan lauknya sepeti sarden, serta yang terakhir camilan.

3. Cuaca
Yaps bener banget, cuaca musti diperhatiin saat mau mendaki, soalnya ini berpengaruh banget sama perjalanan kita, jika cuaca masih dalam batas wajar okelah kita mendaki, tapi jika sudah extrem lebih baik tunda dulu keberangkatan kita.

4. Perlengkapan
Terakhir yang harus kita persiapkan adalah perlengkapan, perlengkapan disini dibagi menjadi dua, satu perlengkapan pribadi, dan dua perlengkapan kelompok jika kita mendaki rame-rame, tapi yang namanya mendaki asiknya rame-rame kali ya hehe.. ok, perlengkapan pribadi diantaranya: baju hangat, tas cariel, jaket, kalo bisa jaket waterproof biar anget maksimal, sepatu atau sandal outdoor, senter, makanan, obat-obatan, air minum, masker, kacamata safety, sarung tangan, kaos kaki tebal, madu buat angetin tubuh. Perlengkapan kelompok diantaranya: tenda doom, alat masak,kompor outdoor, lentera. menurutku itu sih perlengkapan standartnya.

Oke sekian dulu sobat.. Salam lestari dari #jagaWana :) jaga terus alam kita yaa.. bye :)

Kamis, 09 Juni 2016

Eksotisme Puncak Sendaren

Puncak Sendaren

 Tempat yang satu ini bisa bikin kamu ngelupain sejenak kesibukan dan kepenatan dari rutinitas kamu sehari-hari, dan tempat yang pas buat mencari inspirasi, Puncak Sendaren terletak di Desa Wisata Panusupan kecamatan Rembang kabupaten Pubalingga Jawa Tengah. Suasana alam yang begitu kental nan eksotis mewarnai perjalanan kamu menuju puncak yang satu ini, jika kita memulai perjalanan dari kota Purbalingga, kita ambil arah menuju kota Dagang Bobosari, nah kalau kita berangkat pagi-pagi kita mampir dulu nih di pasar bobotsari beli jajanan pasar buat bekal perjalanan kita. dari bobotsari kita langsung ambil arah ke Rembang, iya yang ada monumen Jenderal Soedirman itu lho, di sepanjang perjalanan kita akan di suguhi pemandangan alam yang menawan, pegunungan serta persawahan yang membuat mata kita betah untuk memandangnya. ketika sampai di Karangmoncol langsung ambil arah Rajawana kemudian naik ke desa Panusupan, di desa Panusupan sudah terdapat peta wisata yang lengkap, jadi kita tinggal mengikuti arah ke objek wisata Puncak Sendaren.

Area Parkir dan Loket

 Ketika sampai kita hanya dikenakan parkir motor Rp. 2000 saja, dan tiket masuknya hanya Rp.5000, sangat terjangkau bukan? di sekitar loket pembayaran banyak terdapat warung-warung yang menyediakan bekal perjalanan kita ke pucak, bahkan ada yang menjual cimplung, kudapan khas para penderes. Diawal perjalanan kita akan di suguhi suasana pedesaan yang asri, suasana desa yang masih alami, semakin naik perlahan kita akan memasuki daerah perkebunan warga, berbagai tanaman kebun dapat kita jumpai di sana. terkadang bau nira tercium begitu kuat saat kita melewati persis di bawah pohon kelapa yang disadap.
perjalanan menuju puncak sendaren

 Semakin naik ke atas semakin liar pula hutannya dan tak terasa kita telah meninggalkan area perkebunan warga dan memasuki hutan liar, suara burung berkicau yang saling bersahutan seolah menyambut kedatangan kita dengan merdunya, lambaian ilalang yang tersapu oleh angin terlihat begitu luasnya seolah menyemangati kita agar cepat smpai ke puncak, langit yang begitu cerah dengan gumpalan awan yang terlihat begitu kokohnya sesekali memberikan peneduhan, sejauh mata memandang, hanya hijau yang tertangkap oleh mata, benar-benar pemandangan yang menyejukkan mata dan fikiran,Tuhan menganugerahkan alam yang begitu indahnya, dan kewajiban kita untuk menjaganya.. 


Puncak Sendaren

 

Sekita 30 menit perjalanan akhirnya kita sampai pada Puncak Sendaren, lelah, haus, panas, terbayar lunas oleh pemandangan puncak Sendaren yang begitu memanjakan mata, luasnya alam nan hijau serta birunya langit cerah disertai awan yang bergulung, deretan bukit yang memanjang dari timur ke barat, membuat lelahnya badan hilang dalam sekejap.